ADALAH mantan crosser nasional asal Jawa Barat,
Frans Tanujaya yang punya inisiatif untuk mengembangkan
minimotto menjadi salah satu cabang olahraga otomotif yang
diakui IMI. Menurut Frans, minimotto memiliki potensi besar
untuk berkembang.
"Buktinya, populasi minimotto di Indonesia saat ini
mencapai 2.000. Minimotto tidak hanya dimainkan pembalap
kelompok umur, tapi juga orang dewasa. Orientasi mereka main
minimotto memang hanya untuk kesenangan," kata Frans kepada
"GM", Kamis (12/7) di sela-sela konferensi pers Tim
Suzuki Evalube Jasalindo yang akan tampil di kejurnas supercross
di Ciamis.
Keinginan Frans menjadikan minimotto sebagai olahraga resmi
cukup beralasan. tercatat, beberapa daerah di
Jawa Barat pernah menyelipkan kelas minimotto pada setiap even
motorcross. Sebut saja pada gelaran "Adventure Endurance
Race 2007" di Sirkuit Ciheulang Kecamatan Ciparay. Lomba
grasstrack di Sirkuit Cikawao Kec. Pacet, di Sirkuit Bojong,
Jalan Raya Cicalengka-Majalaya Desa Bojong, Kec. Majalaya, dan
"Kejuaraan Daerah (Kejurda) II Senna Jati Rahayu Grasstrack
2006" di Sirkuit Pasirjati, Kp./Desa Pasirjati, Kec.
Ujungberung, Kab. Bandung.
Frans berharap, minimotto menjadi salah satu
olahraga otomotif resmi yang diakui IMI. Salah satu kendala
minimotto belum menjadi olahraga resmi dan diakui IMI adalah
regulasi atau aturan lomba. "Kita belum punya aturan lomba
untuk minimotto. Regulasi lomba untuk minimotto tentu berbeda
dengan motorcross atau supercross," katanya.
Teknik mengendarai minimotto serta karakteristik sirkuit memang
sama dengan motorcross atau supercross. "Tapi karena
minimotto kendaraannya lebih kecil, otomatis panjang sirkuit
serta bentuk rintangannya juga berbeda. Memang sudah ada
beberapa even minimotto yang diselipkan dalam even resmi, namun
itu belum menggunakan regulasi resmi," papar Frans.
Frans Tanujaya saat ini
menjabat sebagai ketua Pengda IMI Roda 2 Jawa Barat,kiprahnya di
dunia otomotif sudah cukup banyak dan tercatat yang bersangkutan
pernah menjadi pembalap team TOP-1, Colorindo dan telah
melanglang buana bertanding motocross diluar negeri. Ilmu selama
ini akhirnya ditularkan melalui Safety Riding ORD yang dikelola
oleh CV ORD Training Safety.
http://www.klik-galamedia.com/20070715/kolommenu.php?kolomlabel=otomotifteknologi
|